JELANG pelantikan Gubernur DKI Jakarta Jokowi-Ahok, Senin (15/10) besok, Jokowi dan Ahok diharapkan dapat memfokuskan diri untuk mengurai masalah yang belum ada solusinya di Jakarta.
Anton (34), warga Kebayaoran Jakarta Selatan, mengatakan, setidaknya harus ada solusi dalam penanganan, sehingga kemacetannya dapat terurai.
“Kami sangat mengharapkan pemerintah khususnya Pemprov DKI dapat mengatasi kemacetan yang sangat parah, lebih-lebih di wilayah pasar Kebayoran Baru yang harus ditangani serius,” ujar Anton, pria kelahiran Palembang yang sehari-hari berprofesi sebagai kondektur Bus Patas AC 44 Jurusan Ciledug-Pasar Senin, Minggu (14/10/2012).
Hal senada diungkapkan Aby (24), warga Kebun Sirih Jakarta Pusat yang mengatakan saat ini Jakarta semakin ruwet karena ulah manusianya sendiri tidak tahu akan tertib berlalu lintas
“Kita harus mengerti berlalu lintas, sehingga tidak ada yang macet. Kebanyakan disebabkan ulah para pengemudi angkot yang berhenti seenaknya maupun ngetem yang tidak menghiraukan kendaraan di belakangnya,” ujarnya.
Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Timur Mirza Aryadi mengatakan, macet disebabkan oleh ulah mereka yang tidak tertib.
“Perang masyarakat sangat diutamakan, agar Jakarta yang kita cintai ini dapatlah terurai kemacetan,” pungkasnya.(yo)
Danlanud Halim Pimpin Apel Khusus 20 Mei 2013
Danlanud Iswahjudi Terima Team Pilot Training Survet F-16 dari Amerika Serikat 20 Mei 2013
Ziarah Hari Kebangkitan Nasional ke-105 di Kota Medan 20 Mei 2013
Penanggulangan Huru Hara di Lanud Surabaya 17 Mei 2013
Upacara 17 Gabungan di Tarakan 17 Mei 2013

(Wartawan Majalah Potret Indonesia dalam menjalankan tugas dilengkapi dengan surat tugas dan tanda identitas jelas/kartu pers yang berlaku dan disertai surat tugas yang ditandatangani Pemimpin Redaksi)