Menu

Mutasi Jabatan 58 Perwira TNI

TENTARA Nasional Indonesia (TNI) kembali melakukan mutasi dan promosi jabatan dijajarannya. Kali mutasi dilakukan terhadap 58 perwira dari tiga angkatan di tubuh TNI.

Dari jumlah tersebut yang terbanyak terjadi di tubuh TNI Angkatan Darat yakni sebanyak 30 Perwira. Adapun nana-namanya sebagai berikut: Letjen TNI Langgeng Sulistiyono dari Sasmenko Polhukam menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Maliki Mift, S.I.P., M.H., dari Pa Suspom TNI menjadi Danpom TNI (Validasi Orgas), Mayjen TNI Suyatno, S.E., M.Sc. dari Pa Sahli Tk. III Bid. Polkamnas Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Mayjen TNI Gede Kusuma Arta dari Koorsahli Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Budi Rachmat, S.E, M.M. dari Dirkomcad Ditjen Pothan Kemhan menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Polkamnas Panglima TNI, Brigjen TNI Prihadi Agus Irianto dari Danrem 031/Wb (Pekanbaru) Kodam I/BB menjadi Koorsahli Kasad, Brigjen TNI Nurendi, M.Si. (Han) dari Pati Ahli Kasad Bid. Ekonomi menjadi Danrem 031/Wb (Pekanbaru) Kodam I/BB, Brigjen TNI Kamiso Miran dari Pa Sahli Tk.II Was Eropa dan AS Sahli Bid. Hubint Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Bambang Sugiharto dari Ir Kodiklat TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Toto S. Moerasad, S.I.P., M.M. dari Kasdam II/Swj menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Komaruddin Simanjuntak dari Waaster Kasad Menjadi Kasdam II/Swj, Brigjen TNI Djoko Subandrio dari Danrem 171/Pvt (Sorong) Kodam XVII/Cen menjadi Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Chamim Besari dari Danrem 173/Pvb (Biak) Kodam XVII/Cen menjadi Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah dari Danrem 072/Pmk (Yogyakarta) Kodam IV/Dip menjadi Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Wegig Poertjahjo dari Dirhubad menjadi Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Basuki Abdullah dari Dirpalad menjadi Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI dr. Dobel Mariyenes, Sp.B. dari Dirkesad menjadi Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Abdul Hafil Fuddin, S.H., S.I.P.,M.M. dari Asdep Koord. Media Massa Kemenko Polhukam menjadi Asdep Koord. Pemajuan dan Perlindungan HAM Kemenko Polhukam, Kolonel Inf Iskandar M. Munir dari Kasubditathan Ditkersin Ditjen Strahan Kemhan menjadi Dirkomcad Ditjen Pothan Kemhan, Kolonel Chb Supit Widianto, S.I.P. dari Staf Ahli Pangdam I/BB Bid. Hukum dan Humaniter menjadi Pati Ahli Kasad Bid. Ekonomi, Kolonel Inf I Made Sumantra, S.H. dari Paban V/Bhakti TNI Ster TNI menjadi Pa Sahli Tk. II Was Eropa dan AS Sahli Bid. Hubint Panglima TNI, Kolonel Inf Edy Nasution, S.I.P. dari Sekretaris Itjen TNI menjadi Ir Kodiklat TNI, Kolonel Inf Marga Taufiq, S.H., M.H. dari Pamen Denma Mabesad menjadi Waaster Kasad, Kolonel Inf Cecep Rahmad Mujono, M.Sc. dari Pamen Denma Mabesad menjadi Dirdik Kodiklad TNI AD, Kolonel Inf Purnawan Widi Andaru dari Pamen Denma Mabesad menjadi Danrem171/Pvt (Sorong) Kodam XVII/Cen, Kolonel Inf Tri Soewandono dari Ir Kostrad menjadi Danrem 173/Pvb (Biak) Kodam XVII/Cen, Kolonel Inf Stephanus Tri Mulyono dari Paban III/Wanmil Sterad menjadi Danrem 072/Pmk (Yogyakarta) Kodam IV/Dip, Kolonel Chb Budi Prijono, S.T., M.M. dari Paban I/Ren Slogad menjadi Dirhubad, Kolonel Cpl Dandang Doetoyo dari Kabengpuspal Ditpalad menjadi Dirpalad, dr. Bambang Pratomo Sulistianto dari Waka RSPAD GS Ditkesad menjadi Dirkesad.
 
Sedangkan di tubuh TNI Angkatan Laut sebanyak 15 perwira yang di mutasi yaitu Mayjen TNI (Mar) I Wayan Mendra dari Dankodiklat TNI menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksda TNI Lefrand Alanus Tuelah,  dari Pa Sahli Tk. III Bid. Wassus & LH  Panglima TNI menjadi Staf Khusus Kasal, Laksda TNI  Uus Kustiwa Pa Sahli Tk.III Bid.  Intekmil Panglima TNI menjadi Staf  Khusus Panglima TNI,  Laksma TNI Muhammad Atok Urrahman,S.E.,M.M. dari Waaspers Kasal menjadi  Pa Sahli Tk. III Bid. Wassus & LH  Panglima TNI, Laksma TNI Sugeng Ing Kaweruh, S.E.,M.M,. dari  Kadisminpersal menjadi Waaspers Kasal, Laksma TNI Sulang Priyadi dari Asdep Koord. Kekuatan, Kemampuan dan Kerjasama Pertahanan Kemenko Polhukam menjadi  Pa Sahli Tk. III Bid. Intekmil Panglima TNI, Brigjen TNI (Mar) Muh. Hari dari Pati Sahli Kasal Bid. Iptek menjadi Staf Khusus Kasal, Laksma TNI Drs. Dede Yuliadi, M.Sc. dari Kadishidros menjadi Staf  Khusus Kasal,  Laksma TNI Ir Irawan H. Subekti, M.Phd dari Kadislitbangal menjadi Staf Khusus Kasal, Laksma TNI Ir. Fedhy E. Wiyana dari Kadiskomlekal menjadi Kadislitbangal, Laksma TNI Ir. Hinsa P. Lumban Tobing dari Kadisinfolahtal menjadi Kadiskomlekal, Kolonel Laut (P) Daryanto dari Danpusdikhidros Kodikopsla Kobangdikal  menjadi Kadishidros,  Kolonel Laut (T) Dharta dari Kasatharmatbar Dismatal menjadi Pati Sahli Kasad Bid. Iptek, Kolonel Laut (E) Maxi Samson S. Pongilatan dari  Irda Log It Opslat Itjenal menjadi Kadisinfolahtal, Kolonel Laut (P)  B.M.Y. Darbagus, J.P.,S.E.,M.M. dari Asbin Itjenal menjadi Kadisminpersal.
 
Sementara di tubuh TNI Angkatan Udara berjumlah 13 perwira yang di mutasi yaitu : Marsma TNI Rakhman Hariyadi S.A., M.B.A., M.Sc., NSS. dari Dir D Bais TNI menjadi Staf Khusus Kasau, Marsma TNI Sutejo dari Kadiskuau menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsma TNI Yadi Indrayadi S., M.S.S. dari Danlanud Adi menjadi Irbinsumda Itjenau, Marsma TNI Imran Baidirus, S.E. dari Kadiswatpersau menjadi Danlanud Adi, Marsma TNI Imam Sudrajat dari Irbinsumda Itjenau menjadi Kadiswatpersau, Marsma TNI Ir. M. Sigalingging dari Pati Sahli Kasau Bid. Polhukam menjadi Staf Khusus Kasau, Marsma TNI Sungkono, S.E., M.Si. dari Danlanud Abd menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Polhukam, Marsma TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dari Kadispenau menjadi Danlanud Abd, Marsma TNI Tudjo Pramono, S.H., M.H. dari Asdep Koord. Pemajuan dan Perlindungan HAM Kemenko Polhukam menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Kolonel Sus Kisenda Wiranata Kusuma, M.A. dari Paban Utama F-2 Dit F Bais TNI menjadi Dir D Bais TNI, Kolonel Adm I Nyoman Sukra E., S.E. dari Pamen Sahli Kasau Bid. Binantamondep Sahli Kasau Bid. Kersalem menjadi Kadiskuau, Kolonel Pnb Asep Chaerudin, M.A.S.S. dari Dirdik AAU menjadi Asdep Koord. Media Massa Kemenko Polhukam, Kolonel Pom Dadang Pranadjaja dari Paban I/Lidkrimpamfik Ssuspom TNI menjadi Wadanpom TNI (Validasi Orgas).

Mutasi dilakukan dalam rangka pembinaan organisasi TNI guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang sangat dinamis dan semakin berat ke depan, TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja TNI melalui mutasi dan promosi Jabatan Personel di tingkat Strata Perwira Tinggi (Pati) TNI, sehingga kinerja TNI ke depan lebih optimal. 

Mutasi berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/276/IV/2015 tanggal 10 April 2015, tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI telah ditetapkan mutasi jabatan 58 Perwira TNI.
 
Authentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Czi Berlin G. S.Sos., M.M.




Read more...

Satgas Pamtas RI-PNG Gelar Bhakti Sosial

SATUAN Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Batalyon Infanteri (Yonif) 400/Raider bekerja sama dengan PT. Pertamina Jayapura menggelar Bhakti Sosial berupa pengobatan massal (Bedah, Gigi dan Umum), dilanjutkan pembagian sembako kepada masyarakat setempat, di Komando Taktis (Kotis) Arso Kota, Kabupaten Keerom, kemarin.
 
Menurut Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Kolonel Inf Tri Yuniarta, dengan adanya dukungan dari PT. Pertamina dan Satgas Pamtas Yonif 400/Raider, kegiatan Bhakti Sosial ini dapat dilaksanakan dengan baik dan antusias masyarakat yang hadir ternyata melebihi dari yang direncanakan yaitu 563 orang masyarakat sekitar. “Yang terpenting bagi TNI adalah dapat membantu masyarakat, khususnya penanganan di bidang kesehatan”, ujarnya.
 
Sedangkan menurut Komandan Batalyon (Danyon) 400/Raider selaku Komandan Satgas RI-PNG Letkol  Infanteri Heri Bambang Wahyudi, satgas yang dipimpinnya selain melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG juga melaksanakan pembinaan teritorial untuk membantu kesulitan masyarakat, termasuk terselenggaranya pengobatan massal dan kegiatan lain seperti pendampingan dalam pendidikan, pertanian, perikanan dan lain-lain.
 
Sementara itu, General Manager PT. Pertamina Jayapura, Bapak Muhammad Irfan mengatakan bahwa, kegiatan terpadu gelar kegiatan sosial berupa pengobatan massal dan pembagian sembako seperti ini sudah sering dilakukan bekerja sama dengan TNI dan merupakan rangkaian kegiatan sebelumnya sebagai bentuk kepedulian Pertamina terhadap masyarakat.
 
“Kami tidak hanya mengolah bisnis semata, tetapi sebagian keuntungan kita salurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk program seperti ini. Program ini sangat positif dan dibutuhkan masyarakat. Oleh karena itu, kami akan melanjutkan dan terus bekerja sama dengan TNI dan institusi lainnya di lokasi lain yang sangat membutuhkan,” kata Muhammad Irfan.
 
Lebih lanjut General Manager PT. Pertamina Jayapura mengatakan bahwa, kegiatan pengobatan massal dan pembagian sembako ini disambut baik oleh masyarakat setempat dan berharap program seperti ini dapat terus berlanjut, sehingga masyarakat yang ada di perbatasan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. “Ternyata masih banyak warga yang minim mengenai pengetahuan tentang pentingnya kesehatan walaupun di sekitar mereka sudah ada fasilitas kesehatan. Semoga dengan adanya kegiatan ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan menjadi lebih baik lagi”, tutupnya.
 
Authentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Czi Berlin G. S.Sos., M.M.

Read more...

Presiden Jokowi Diangkat Sebagai Warga Kehormatan Pasukan Khusus TNI

PANGLIMA TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko didampingi Kasad Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., dan Kasau Marsekal TNI Agus Supriatna mengangkat Presiden RI Ir. Joko Widodo sebagai Warga Kehormatan Pasukan Khusus dan Mabes TNI, ditandai pemakaian Jaket dan Baret Mabes TNI dan Angkatan, bertempat di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (16/4/2015). Pengangkatan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai Warga Kehormatan Pasukan Khusus TNI ini selaras dengan UUD 1945 Pasal 10 yang menyatakan bahwa Presiden memegang kekuasaan tertinggi atas Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara.
 
Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan terima kasih dan merasa bangga yang sebesar-besarnya, karena pada pagi hari ini dapat berada di tengah-tengah seluruh jajaran TNI. Saya juga merasa sangat bangga dengan seragam kebesaran TNI yang saya pakai, karena saya lebih gagah dari biasanya. Terkait dengan kenaikan tunjangan kinerja para Prajurit TNI, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa pada bulan Mei yang akan datang, para Prajurit TNI sudah dapat menerima kenaikan tunjangan kinerja 56-60 persen.  “Menteri Keuangan menyampaikan kepada saya bahwa kenaikan tunjangan kinerja menjadi kurang lebih menjadi 56 persen sampai 60 persen, akan diterima para prajurit awal bulan akan datang”, katanya.
 
Lebih lanjut Presiden Jokowi mengatakan, merasa optimis dengan stabilitas politik dan stabilitas keamanan yang kita punyai. Dalam pembangunan lima tahun mendatang meskipun sekarang kita lihat tantangannya, baik tantangan global maupun tantangan eksternal yang semua negara mengalami, saya meyakini dengan stabilitas keamanan dan stabilitas politik yang baik di dalam negeri, ekonomi kita akan tumbuh dan ekonomi yang tumbuh itu tentu saja anggaran untuk TNI juga akan berlipat dan pada akhirnya baik Alutsista dan kesejahteraan seluruh prajurit juga bisa kita tingkatkan sebaik-baiknya.
 
“Dengan kesolidan jajaran TNI, masalah-masalah yang berkaitan dengan keamanan, penegakan keamanan, illegal fishing, illegal loging dan lain-lain bisa kita kerjakan, bisa kita berantas dan saya meyakini bahwa ekonomi kita akan tumbuh dengan baik”, kata Presiden RI.
 
Sementara itu, Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko mengatakan, bahwa seluruh Prajurit TNI mengucapkan selamat kepada Bapak Presiden RI Ir. Joko Widodo yang telah diangkat menjadi Warga Kehormatan Pasukan Khusus dan Mabes TNI. “Hal ini menjadi sebuah kebanggaan bagi kami, karena bapak Presiden mau menerimanya”, ujarnya.
 
“Bapak Presiden, kami seluruh prajurit ingin menunjukkan bahwa kami adalah prajurit profesional, seluruh prajurit TNI setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, setia kepada Konstitusi dan setia kepada Presiden Republik Indonesia, dan adalah harga mati. Untuk itu seluruh prajurit TNI akan mengawal Bapak Presiden dan mengawal pemerintahan sampai dengan selesai”, tegas Panglima TNI.
 
Kegiatan ini melibatkan 6.450 personel, terdiri dari : 750  personel Mabes TNI, 2.100 personel TNI AD, 2.050 personel TNI AL dan 1.550 personel TNI AU. Adapun Alutsista yang digelar meliputi 2 MBT Leopard 2A7,  2 Panser Tarantula Canon dan Intai Komando, 2 Rudal Grom TNI AD, 2 Meriam-155 MM KH 179 TNI AD, 2 BMP 3F Marinir, 2 LVT 7 Marinir, 2 Roket RM-70 Grad, 2 APC 6x6 Anoa, 2 Panser APS Anoa 6x6, 1 Heli Super Puma, 3 Pesawat Fly Pass F-16, 4 Heli Bell 412, 1 Heli BO-105 Bolcow, 4 Heli Colibri, 2 Heli MI-35, dan 1 Pesawat CN-295, serta 30 peterjun Free fall Tri Matra dari Kopassus, Marinir dan Paskhas.
 
Authentikasi :Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Czi Berlin G. S.Sos., M.M.

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.