Menu

Dubes Jepang di Darfur kunjungi Satgas Batalyon Komposit TNI

DUTA Besar (Dubes) Jepang untuk Sudan Mr. Hideki Ito didampingi beberapa stafnya mengunjungi Satgas Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda XXXV-A/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indonesian Battalion (Indobatt), Selasa (26/5/2015).
 
Kedatangan Dubes Jepang beserta rombongan disambut langsung oleh Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf M. Herry Subagyo didampingi Perwira Staf Satgas, bertempat di Garuda Camp, Markas Pasukan Garuda di Darfur.
 
Dalam kunjungan pertamanya dan bertatap muka dengan para Perwira Satgas Indobatt, Mr. Hideki Ito mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari Batalyon Indonesia, dan berharap Pasukan Indonesia dapat sukses menjalankan misi di Unamid Darfur hingga akhir penugasan. “Thank you to Indobatt, I wish all of you a succesfull your mission”, kata Dubes Jepang.
 
Dalam kesempatan tersebut, para Perwira Satgas Indobatt Kontingen Garuda XXXV-A/Unamid juga berkesempatan untuk berdiskusi langsung dengan Duta Besar Jepang, terkait pelaksanaan misi yang dijalankan Satgas Indobatt sebagai Kontingen pertama TNI yang ditugaskan pada Misi di Darfur Afrika, serta menyaksikan video singkat tentang profil Indonesia, TNI, dan video kontribusi TNI pada misi Pasukan Perdamian Dunia.
 
“Sebagai Duta Bangsa di dunia internasional, nama baik bangsa ada dipundak kita, oleh karenanya kita harus mampu  menujukkan bahwa Pasukan Indonesia (TNI) memang berkelas dunia”, tandas Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf M. Herry Subagyo, kepada para perwira seusai pertemuan dengan Dubes Jepang untuk Sudan.
 
Komanda Satgas Indobatt juga menyampaikan bahwa, Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda XXXV-A/Unamid mendapat kunjungan kehormatan dari Duta Besar Jepang untuk Sudan Mr. Hideki Ito,  sekaligus dipercaya menjadi tuan rumah atas kedatangan rombongan Kedutaan Jepang di Sudan.
 
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Head Office Sector West Unamid Dr. Mohammad Tal, Head of Civil Afair Mr. Abdul So,  Komandan Sektor Barat Unamid Brigjen Blaise Nikiema, Wakil Komandan Satgas Letkol Inf Yuswanto, para Perwira Staf Satgas Indobatt, serta para Komandan Kompi Satgas.
 
Autentikasi :
Perwira Penerangan Konga XXXV-A/Unamid, Lettu Laut (KH) Eldhira Respati, S.Sos.

Read more...

Satgas Indobatt Bantu Warga Lokal di Darfur Barat

PRAJURIT TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda XXXV-A/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indobatt (Indonesian Battalion) dibawah pimpinan Letkol Inf M. Herry Subagyo selaku Komandan Satgas (Dansatgas), selain bertugas sebagai pasukan perdamaian yang membawa nama baik bangsa dan negara, juga melaksanakan kegiatan Cimic (Civil Military Coordination) dalam bentuk kegiatan sosial di El Geneina, Darfur Barat, Afrika, Kamis (21/5/2015).
 
Kegiatan Cimic Satgas Indobatt yang dilaksanakan secara rutin dan terencana ini, diselenggarakan dalam bentuk kegiatan sosial guna memberikan bantuan kepada warga lokal di wilayah konflik, dan juga agar masyarakat dapat menerima keberadaan dari Pasukan Indobatt.
 
Kali ini, wilayah yang menjadi fokus pelaksanaan kegiatan Cimic Satgas Indobatt adalah wilayah Addar dan Habilla Kanari, dimana kedua tempat tersebut masih dalam wilayah tanggung jawab operasi pasukan perdamaian Kontingen Garuda XXXV-A/Unamid, di Darfur Barat.
 
Dalam kesempatan tersebut, Dansatgas Indobatt Letkol Inf M. Herry Subagyo memberikan bantuan Al-Quran dan perlengkapan Ibadah kepada warga lokal yang memang mayoritas beragama muslim, dimana bantuan tersebut diberikan langsung kepada para tokoh agama (Syeikh) dan tokoh masyarakat setempat.
 
Dansatgas Indobatt Letkol Inf M. Herry Subagyo mengatakan bahwa, kehadiran Satgas Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda dari Indonesia di misi United Nations Mission In Darfur harus dapat memberikan warna dan dampak positif pada pelaksanaan misi tersebut.
 
“Kita harus dapat menjalankan tugas sebagai Peacekeeper sebaik  mungkin, karena kita bukan saja membawa nama pribadi, tetapi nama baik bangsa dan negara ada di pundak kita”, ujar Letkol Inf M. Herry Subagyo.
 
Satgas Indobatt Konga XXXV-A/Unamid, merupakan satgas pertama TNI untuk misi PBB di Darfur Afrika, dan rencananya akan bertugas selama 1 tahun hingga 2016 mendatang sejak diberangkatkan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko pada Februari lalu.
 
Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-A/Unamid berjumlah 800 personel, terdiri dari: 650 personel TNI AD, 100 personel TNI AL dan 50 personel TNI AU. Dalam pelaksanaan tugasnya, Pasukan Indonesia ditempatkan di dua UN Camp, yaitu Markas Batalyon beserta Kompi Bantuan dan 3 Kompi Senapan yang berada di Supercamp Secwest Unamid di El Geneina dan 1 Kompi Senapan Berdiri Sendiri berada di Masteri Camp dengan jarak lebih kurang 70 km dari Supercamp El Geneina.
 
Autentikasi :
Perwira Penerangan Konga XXXV-A/Unamid, Lettu Laut (KH) Eldhira Respati, S.Sos.

Read more...

Panglima TNI : Kalau Rakyat Bersatu Padu Indonesia Pasti Berjaya

JALAN-jalan ke pantai ladu jangan lupa beli Srikaya, Kalau Rakyat Bersatu Padu Indonesia Pasti Berjaya. Demikian pantun yang dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko saat menyampaikan sambutannya pada acara Pencanangan Bhakti Sosial TNI-KB Kesehatan Tingkat Nasional TA. 2015, bertempat di Lapangan Sepakbola, Kebun Kualanamu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (22/5/2015).
 
Panglima TNI juga mengatakan, dengan bersatu padunya Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan Rakyat, akan menjadikan TNI “Bersama Rakyat TNI Akan Kuat”. “Apalagi TNI turut membantu BKKBN, diharapkan “Bersama TNI Rakyat Menjadi Sehat”. Karena apa ?  Penyuluhan BKKBN ini setelah reformasi ada penyusutan, dan semangat kita menjadi kendor untuk melaksanakan KB”, ujar Jenderal TNI Moeldoko.
 
Lebih lanjut Panglima TNI menyatakan upaya-upaya bersama BKKBN, TNI, Polri dan masyarakat sepenuhnya, bersama-sama semangat untuk menjalankan program Keluarga Berencana (KB). Jenderal TNI Moeldoko juga menyebutkan bahwa pada tahun 2025 nanti,  kita masyarakat Indonesia akan menghadapi bonus demografi.
 
Bonus demografi itu bisa menjadi peluang, bisa juga menjadi ancaman. Apabila anak-anak kita belum bisa mengenyam pendidikan dengan baik, pada akhirnya mereka berusia produktif tetapi tidak mempunyai pekerjaan, maka itu bisa menimbulkan ancaman.
 
Yang kita inginkan adalah bonus demografi di tahun 2025 nanti puncak-puncaknya manusia produktif Indonesia, kita bisa gunakan semaksimal mungkin untuk pembangunan bangsa dan negara. Untuk itulah hanya dengan dua anak saja, kita bisa menyekolahkan anak-anak kita dengan baik, menjaga kesehatannya dengan baik dan bisa menjaga gizinya dengan baik.
 
“TNI akan memberikan tenaga dan pikirannya, kesemuanya akan diberikan untuk menjaga agar masyarakat Indonesia pertumbuhannya dari waktu ke waktu terjaga dengan baik, terjaga jumlahnya, kesehatannya, dan pendidikanya serta harapan untuk mendapatkan pekerjaan.
 
Diakhir acara Pencanangan Bhakti Sosial TNI-KB Kesehatan Tingkat Nasional TA. 2015, Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menyerahkan bantuan berupa 2,5 ton beras dan 500 bingkisan sembako kepada masyarakat setempat.
 
Sebelumnya pada hari yang sama, Panglima TNI juga telah melaksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja di Siosar Kabupaten Karo, relokasi pengungsi Gunung Sinabung.
 
Dalam kegiatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko didampingi Ibu Koes Moeldoko selaku Ketua Umum Dharma Pertiwi, Asrenum Panglima TNI Mayjen TNI Sumedi, Aspers Panglima TNI Laksda TNI Sugeng Darmawan, S.E., Aslog Panglima TNI Marsda TNI Nugroho Prang Sumadi, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Ngakan Gede Sugiartha G., Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya dan Waasops Panglima TNI Laksma TNI Hardjo Susmoro.
 
Autentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Czi Berlin G. S.Sos., M.M.

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.