Menu

Panglima TNI Terima Paparan YKPP

PANGLIMA TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko menerima paparan dari Kepala Bidang Perumahan & Sosial Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan (YKPP) Brigjen Mar (Purn) S.H. Setyabudhie, SE., MBA., MA., tentang Bantuan Uang Muka (BUM) Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, di Mabes TNI, Jl. Merdeka Barat  No. 2 Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2015).
 
Dalam paparannya Kepala Bidang Perumahan & Sosial YKPP menjelaskan bahwa, Bantuan Uang Muka KPR meliputi dua program, yang pertama adalah Program Khusus (Progsus) yaitu Bantuan Uang Muka yang diberikan khusus untuk anggota aktif TNI, Polri dan PNS Kemhan yang dananya  didukung dari PT. ASABRI. Sedangkan yang kedua yaitu Program Reguler (Progreg) adalah Bantuan Uang Muka yang diberikan kepada Purnawirawan TNI, Polri dan PNS Kemhan yang dananya murni dari YKPP.
 
Sementara itu, bagi anggota aktif untuk mendapatkan KPR harus memenuhi persyaratan umum yaitu: peserta ASABRI, masa kerja minimal 5 tahun, belum memiliki rumah pribadi, tidak sedang terikat hutang Bank/Lembaga/keuangan lain, sanggup dipotong gaji via Pekas/Juru Bayar masing-masing Satker atau yang ditunjuk Bank/Lembaga Keuangan pemberi kredit, besar BUM KPR Rp. 14 Juta (termasuk biaya proses), besar angsuran maksimal 1/3 penghasilan, dan lama angsuran maksimal 15 tahun disesuaikan dengan pertimbangan pemberi kredit.
 
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwa semua prajurit dan PNS TNI wajib untuk mengetahui yang berkaitan dengan kesejahteraan prajurit dan keluarganya. Oleh karena itu, Panglima TNI memerintahkan Asrenum Panglima TNI untuk mengundang Direktur ASABRI guna memaparkan hal yang sama.
 
Panglima TNI juga mengucapkan terima kasih kepada Letjen TNI Ediwan Prabowo selaku Sekjen Kemhan yang turut hadir bersama dengan jajaran YKPP untuk memaparkan ini. “Para Asisten Personel dari ketiga Angkatan supaya mendistribusikan informasi ini kepada bawahannnya, karena ini wajib hukumnya agar para prajurit mengetahuinya”, tutup Panglima TNI.
 
Hadir pada acara tersebut antara lain, Kasum TNI Marsdya TNI Dede Rusamsi, Irjen TNI Letjen TNI Syafril Mahyudin, Wakasad Letjen TNI M. Munir, Wakasal Laksda TNI Widodo, Wakasau Marsdya TNI Bagus Puruhito, Koorsahli Panglima TNI Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya, para Asisten Panglima TNI dan Asisten Personel Angkatan.
 
Authentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert

Read more...

UNIFIL Periksa Kesiapan Operasional Batalyon Mekanis TNI di Lebanon

UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) menurunkan Tim COE (Contingent Owned Equipment) menggelar Operational Readiness Inspection (ORI) atau pemeriksaan terhadap kesiapan operasional materiil dan perlengkapan Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-I/Unifil (Indobatt/Indonesian Battalion), di UN Posn 7-1, Adchit Al Qusayr Lebanon Selatan, Senin (2/3/2015).
 
Tim COE Unifil yang berjumlah 15 orang dari kalangan sipil dan militer mempunyai latar belakang spesialisasi sesuai dengan bidang masing-masing dipimpin oleh Mr. Stanislav Tarasov, kedatangannya disambut langsung oleh Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Andreas Nanang Dwi P. S.I.P didampingi Wadan Satgas Mayor Inf Eko Handono beserta para Perwira Staf di UN Posn 7-1.
 
Kegiatan yang dilakukan oleh Tim COE diawali dengan pemeriksaan di area UN Posn 7-1 meliputi Markas Batalyon, Kompi Delta dan Kompi Bantuan, dilanjutkan ke Kompi C UNP 9-2 yang berada di desa Az Ziqiyah.    Selanjutnya, Tim COE melakukan pemeriksaan ke Kompi B yang berada UN Posn 7-2 di Marjayoun dan Kompi A yang berada di El Adaisse UN Posn 9-63 serta UN Posn 9-15 di Kafarkilla.
                                           
Obyek pemeriksaan terdiri dari Major Equipment dan Self Sustainment.  Untuk Major Equipment meliputi kendaraan tempur, kendaraan pendukung, alat berat Zeni, senjata, generator, peralatan kesehatan serta peralatan anti huru-hara. Sedangkan Self Sustainment, antara lain meliputi pelayanan catering, komunikasi, perlengkapan kantor, pelayanan listrik, pemeliharaan bangunan, pelayanan laundry dan kebersihan compound.
 
UNIFIL sebagai perwakilan PBB di wilayah Lebanon menuntut seluruh satuan yang dikirimkan oleh negara-negara pengirim atau Troops Contributing Country (TCC) memiliki kesiapan operasional sesuai standar yang telah ditetapkan, baik kesiapan personel, materiil maupun perlengkapannya. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan pemberian reimbursement benar-benar sesuai dengan kemampuan operasional Major Equipment dan Self Sustainment satuan yang ada, termasuk Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-I/Unifil (Indobatt).
 
Pada akhir pemeriksaan dilaksanakan debriefing, dimana Ketua Tim ORI Mr. Stanislav Tarasov menyampaikan apresiasi atas peningkatan kesiapan / readiness Satgas saat ini, dan berpesan agar melakukan pemeliharaan dan perawatan juga perbaikan secara terus menerus.
 
Usai pelaksanaan Operational Readiness Inspection,  Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Andreas Nanang Dwi P. S.I.P menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh personel Kontingen Garuda karena telah berbuat maksimal selama pelaksanaan ORI ini.
 
“Hasil dari seluruh rangkaian kegiatan pemeriksaan secara umum, Satgas Indobatt memenuhi Standar Internasional terhadap kesiapan operasional sebagai satuan tugas, Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota terutama Staf yang terlibat langsung dalam kegiatan ini,” ujar Komandan Satgas Indobatt.
 
Authentikasi : Perwira Penerangan Konga XXIII-I/Unifil, Lettu Laut (KH) Ahmad Suberlian, S.H.

Read more...

Dansatgas Konga XXXV-A Kunjungi Dansektor Barat di Darfur

SEBANYAK 800 Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Batalyon Komposit (Satgas Yon Komposit) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXV-A/Unamid (United Nations Mission In Darfur), beberapa waktu lalu telah tiba di Bandara El Geneina Darfur-Sudan.  Satgas ini merupakan misi pertama Battalyon TNI untuk Darfur-Sudan, dan akan mengemban tugas selama satu tahun sebagai pasukan pemelihara perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).
 
Setibanya di Darfur, Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-A/Unamid yang dipimpin oleh Letkol Inf Herry Subagyo sebagai Komandan Satgas (Dansatgas), melakukan kunjungan ke Komandan Sektor (Dansektor) Barat Unamid Brigjen Nikiema Blaise, di Markas Sektor Barat Unamid, Elginena Darfur, Minggu (1/3/2015).
 
Dalam kesempatan tersebut, Dansatgas Konga XXXV-A/Unamid Letkol Inf Herry Subagyo, memperkenalkan profile tentang Satuan Tugas Batalyon Komposit TNI serta memperkenalkan kebudayaan maupun adat istiadat yang ada di Indonesia.
 
Selaku Komandan Sektor Barat, Brigjen Nikiema Blaise menyambut dengan baik kedatangan Satgas Yon Komposit TNI untuk bergabung dengan Unamid serta pemberian ucapan apresiasi serta selamat datang karena Kontingen Garuda XXXV-A/Unamid merupakan Satgas pertama yang diterima mendaratkan pesawat UN di Elgenina Darfur-Sudan.
 
”Kami telah lama menunggu kedatangan Satuan Tugas Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda XXXV-A/Unamid. Saya yakin dan berharap pasukan Indonesia dapat memberikan partisipasi terbaiknya pada misi PBB di Darfur ini”, ungkap Brigjen  Nikiema Blaise.
 
Sebelum mengakhiri kunjungannya, Dansatgas Konga XXXV-A/Unamid Letkol Inf Herry Subagyo yang didampingi oleh Wakil Komandan Satgas Mayor Inf Yuswanto serta para perwira Staf dan Komandan Kompi, memberikan cindera mata kepada Komandan Sektor Barat Brigjen  Nikiema Blaise, dalam mengawali partisipasi pasukan Indonesia di Darfur-Sudan.
 
Satgas Yon Komposit TNI Konga XXXV-A/Unamid yang berjumlah 800 Prajurit TNI tersebut, terdiri dari : 650 dari TNI AD, 100 dari TNI AL dan 50 dari TNI AU, akan melaksanakan mandat pemeliharaan perdamaian berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 1769 tahun 2007.
 
Autentikasi : Perwira Penerangan Konga XXXV-A/Unamid, Lettu Laut (KH) Eldhira Respati, S.Sos.

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.